Temuan itu kemudian dilaporkan kepada sopir truk lain dan petugas keamanan SPBU sebelum diteruskan kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan serangkaian tindakan penyelidikan.
Beberapa langkah yang dilakukan polisi di antaranya, Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Memeriksa sejumlah saksi, Mengamankan rekaman CCTV di sekitar SPBU, Mendalami keberadaan dan pergerakan kendaraan yang diduga terlibat, dan juga Memeriksa kondisi serta identitas korban.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung Ipda Alvira Yunita membenarkan penangkapan terhadap MAS.
Menurutnya, sopir truk tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami rangkaian peristiwa serta memastikan identitas lengkap korban.
“Benar, untuk saat ini sopir truk yang diduga telah melindas korban hingga meninggal dunia masih menjalani pemeriksaan intensif di unit Laka Lantas,” kata Alvira.
Polisi belum berhenti pada keterangan awal. Penyidik masih mencocokkan keterangan para saksi dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.
Rekaman CCTV di sekitar lokasi juga menjadi salah satu bukti penting yang didalami untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh.
Selain itu, polisi masih menunggu dan mendalami hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah guna memastikan penyebab kematian korban.
Penyelidikan tersebut dilakukan untuk mengungkap secara lengkap kronologi kejadian, termasuk memastikan bagaimana korban bisa berada di kolong truk hingga akhirnya terlindas kendaraan tersebut.
Hingga kini, MAS masih menjalani pemeriksaan intensif oleh kepolisian untuk mempertanggungjawabkan dugaan keterlibatannya dalam peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.