DPRD Ingatkan Seragam Sekolah Jangan Jadi Proyek Tahunan

Komisi IV DPRD Bandar Lampung meminta pengadaan seragam sekolah melalui APBD 2026 dikaji secara rinci dan tidak membebani masyarakat.
Krisna Jeri - Selasa, 25 Agt 2026 - 17:47 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah menyoroti rencana pengadaan seragam sekolah melalui APBD 2026 dan meminta pelaksanaannya transparan, tepat sasaran, serta tidak terlambat didistribusikan kepada siswa.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah menyoroti rencana pengadaan seragam sekolah melalui APBD 2026 dan meminta pelaksanaannya transparan, tepat sasaran, serta tidak terlambat didistribusikan kepada siswa. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Orang tua dan siswa, kata dia, seharusnya tetap diberikan kebebasan untuk membeli seragam di tempat lain selama jenis, bahan, warna, dan ukurannya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Sekolah jangan sampai langsung menjual kepada anak. Silakan mereka membeli di mana saja, tetapi contohnya harus sama. Ada standar harga dan standar seragamnya,” jelasnya.

Ia menilai mekanisme tersebut penting untuk menghindari munculnya persepsi bahwa pengadaan seragam menjadi kegiatan bisnis tahunan setiap penerimaan peserta didik baru.

Asroni juga menyebut persoalan pengadaan dan pemberian seragam sekolah selama ini perlu menjadi bahan evaluasi.

Advertisements

Menurutnya, adanya temuan pemeriksaan yang berkaitan dengan pengadaan maupun penyaluran seragam harus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menjalankan program pada tahun berikutnya.

“Selama ini temuan terus. Kita juga ingin mengkaji standar mereka dalam menentukan pemberian seragam sekolah yang menggunakan APBD. Apa standarnya, siapa yang menerima dan bagaimana penentuannya. Sampai hari ini kita belum tahu secara jelas,” ujarnya.

Karena itu, Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung akan mencermati standar dan mekanisme yang digunakan dalam menentukan penerima bantuan seragam.

Selain kualitas barang, DPRD juga akan menyoroti jumlah seragam yang disediakan serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

Advertisements

Selain persoalan anggaran dan mekanisme pengadaan, waktu pendistribusian seragam juga menjadi perhatian DPRD.

Asroni meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan kebutuhan sejak awal.

Data penerima, jumlah seragam, ukuran pakaian, hingga jadwal distribusi harus dipersiapkan dengan baik.

Menurutnya, siswa yang telah resmi diterima di sekolah seharusnya dapat segera dilakukan pengukuran agar seragam bisa disiapkan dan diberikan tepat waktu.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements