Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, masuknya sembilan desa Jati Agung akan menjadi salah satu perubahan penting dalam administrasi Kota Bandar Lampung.
Bagi DPRD dan Pemkot Bandar Lampung, tantangan selanjutnya bukan hanya menerima tambahan wilayah, tetapi juga memastikan sekitar 30.000 warga di sembilan desa tersebut nantinya memperoleh pelayanan pemerintahan yang setara, infrastruktur yang memadai dan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Advertisements