WAYTENONG – Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat, menggelar Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan setempat, Rabu (16/9).
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan sekolah dasar (SD) se-Kecamatan Waytenong.
Camat Waytenong Erna Risnawati, SE., MM., mengatakan, STQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana seleksi dan penjaringan peserta terbaik.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam bidang tartil.
“Tujuannya sebagai ajang penyeleksian dan penjaringan peserta terbaik, memotivasi anak-anak agar bisa lebih mencintai Al-Qur’an, dan mengasah kemampuan anak-anak dalam bidang tartil, melatih mental juga, serta supaya semua sekolah dan TPA lebih semangat lagi dalam membimbing anak-anak,” ujar Erna.
Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an perlu terus diasah sejak usia dini. STQ menjadi salah satu ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun keberanian dan mental saat mengikuti kompetisi.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Menurutnya, persoalan menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam setiap perlombaan.
“Pesan saya, agar anak-anak bisa mengikuti kegiatan tersebut dengan menampilkan versi terbaiknya dan penuh dengan rasa semangat. Masalah menang atau kalah itu hal yang biasa. Dengan adanya STQ ini, semoga anak-anak bisa lebih mencintai Al-Qur’an dan lebih memahami makna dari Al-Qur’an tersebut,” katanya.
Ernawati juga mengajak para pembina TPA, guru, dan orang tua untuk terus memberikan motivasi serta bimbingan kepada anak-anak.
Dukungan tersebut dinilai penting agar potensi peserta dapat terus berkembang dan mereka mampu menjadi generasi yang memiliki kecintaan serta pemahaman terhadap Al-Qur’an.
“Kepada para pembina dan orang tua agar lebih semangat lagi untuk memberikan motivasi dan bimbingan agar anak-anak kita dapat mengembangkan potensi serta menjadi generasi yang Qur’ani,” pungkasnya.