PLN dan YIARI Bahas Upaya Mencegah Elektrokusi Kukang di Jaringan Listrik

Edukasi dan upaya pencegahan dinilai menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko interaksi satwa dengan infrastruktur kelistrikan.
Arif Setiawan - Rabu, 16 Sep 2026 - 17:03 WIB
Temu Wicara & Gelar Sinema “Kukang Tegang” membahas bahaya elektrokusi terhadap kukang serta pentingnya kolaborasi antara PLN, lembaga konservasi, dan masyarakat.
Temu Wicara & Gelar Sinema “Kukang Tegang” membahas bahaya elektrokusi terhadap kukang serta pentingnya kolaborasi antara PLN, lembaga konservasi, dan masyarakat. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — Upaya menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus melindungi satwa liar menjadi perhatian dalam Temu Wicara & Gelar Sinema bertajuk “Kukang Tegang”. 

Mengusung tema “Elektrokusi: Antara Hidup, Mati, dan Kebutuhan Energi”, kegiatan tersebut membahas dampak interaksi antara infrastruktur kelistrikan dan habitat satwa, khususnya kukang yang merupakan satwa dilindungi.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Garda Animalia, YIARI (Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia), dan Visualkan.

Forum tersebut menjadi ruang untuk bertukar pandangan sekaligus membahas langkah perlindungan satwa tanpa mengesampingkan kebutuhan energi masyarakat.

Advertisements

Manager PLN UP3 Pringsewu sekaligus narasumber dalam kegiatan tersebut, Eka Nurwati, menjelaskan bahwa PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus meminimalkan risiko terhadap satwa liar di sekitar jaringan kelistrikan.

Sejumlah langkah mitigasi dilakukan, antara lain melalui pemasangan penghalang binatang dan patroli rutin untuk mencegah gangguan jaringan akibat interaksi dengan hewan.

“Sinergi antara kelistrikan dan lingkungan sangat dimungkinkan melalui perbaikan infrastruktur dan upaya pencegahan yang berkelanjutan. Dengan demikian, kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi tanpa mengabaikan keselamatan satwa liar,” ujar Eka, Rabu 16 September 2026.

Sementara itu, Senior Manager Edukasi dan Penyadartahuan YIARI, Ismail Agung S., menyoroti ancaman elektrokusi terhadap kukang yang dapat berakibat fatal.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

“Elektrokusi menjadi salah satu ancaman serius bagi keberlangsungan hidup kukang. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat, peningkatan kesadartahuan, serta kolaborasi dengan PLN menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko dan melindungi satwa liar dari bahaya sengatan listrik,” ujar Ismail.

Selain diskusi, peserta juga menyaksikan penayangan film “Kukang Tegang”. Pesan konservasi dan proses kreatif dalam film tersebut turut dibahas bersama para pembuatnya.

Melalui kegiatan ini, para pihak mendorong peningkatan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan satwa liar yang berada di sekitar jaringan listrik.

Edukasi dan upaya pencegahan dinilai menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko interaksi satwa dengan infrastruktur kelistrikan.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements