Kedua, menjaga keharmonisan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati. Mirza menegaskan bahwa keduanya merupakan satu kesatuan kepemimpinan yang harus saling mendukung dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia meminta keduanya membangun komunikasi yang baik serta menyepakati pembagian tugas dan tanggung jawab secara jelas sejak awal, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketiga, memberikan ruang peran yang jelas kepada Wakil Bupati agar dapat menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara optimal.
Menurut Mirza, pembagian tugas yang baik serta komunikasi yang harmonis antara kepala daerah dan wakilnya akan membantu meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Ia pun menyampaikan keyakinannya bahwa Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan dapat membangun kerja sama yang solid untuk mendorong kemajuan daerah.
"Saya sungguh-sungguh sangat yakin bahwa rekan berdua adalah bupati dan wakil bupati yang bisa berkomunikasi dengan sangat baik, bisa bahu-membahu, bisa bersinergi untuk pembangunan Way Kanan ke depan," tegasnya.
Pelantikan Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan diharapkan memperkuat koordinasi kepemimpinan daerah dalam menjalankan program pemerintahan dan pembangunan.
Dengan terisinya jabatan Wakil Bupati, sinergi antara kepala daerah, DPRD, pemerintah provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, serta pemerataan pembangunan di Kabupaten Way Kanan.