Polisi Amankan Pelaku Spesialis Bobol Dealer Motor Jaringan Penembak Bripka Arya Supena

Polda Lampung kembali mengungkap jaringan kriminal bersenjata pembobol dealer motor lintas daerah yang meresahkan pelaku usaha otomotif.
Krisna Jeri - Senin, 18 Mei 2026 - 18:20 WIB
Petugas gabungan Tekab 308 Polda Lampung mengamankan tersangka spesialis pembobol dealer motor lintas kabupaten dalam operasi di Lampung Tengah.
Petugas gabungan Tekab 308 Polda Lampung mengamankan tersangka spesialis pembobol dealer motor lintas kabupaten dalam operasi di Lampung Tengah. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Polisi juga masih memburu anggota jaringan lain yang belum tertangkap, termasuk menelusuri peran penadah kendaraan hasil curian.

Menurut Yuyun, dari pengakuan tersangka, kelompok ini diduga terlibat dalam pembobolan sedikitnya enam dealer motor.

Aksi tersebut menyebabkan kerugian puluhan unit sepeda motor dari berbagai merek di sejumlah daerah.

Polisi menegaskan bahwa pengembangan perkara masih terus dilakukan.

Advertisements

Jaringan Hamli–Bahroni diduga tidak hanya bergerak dalam pencurian kendaraan bermotor, tetapi juga terkait dengan tindak kriminal serius lainnya.

Kelompok ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah terlibat dalam penembakan terhadap Bripka Arya Supena pada Sabtu, 9 Mei 2026, di Bandar Lampung.

Salah satu pimpinan kelompok, Bahroni, ditangkap aparat gabungan di kawasan Teluk Hantu, Pesawaran, pada Jumat, 15 Mei 2026.

Saat penangkapan, Bahroni disebut melakukan perlawanan aktif sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur.

Advertisements

Hingga kini, penyidik masih mendalami sejauh mana keterlibatan Winarno dalam rangkaian kejahatan lain serta kemungkinan adanya jaringan pencurian kendaraan bermotor yang lebih luas di Lampung. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements