Ia menambahkan, konsistensi dalam menjaga transparansi dan integritas harus terus dipertahankan agar kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan semakin menguat.
Ahadi berharap model seleksi terbuka dan berbasis kompetensi tersebut dapat dipertahankan dan terus diperkuat pada tahun-tahun mendatang.
Menurutnya, sistem penerimaan siswa yang bersih dan bebas intervensi merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
“SPMB yang transparan, objektif, dan bebas kepentingan adalah pondasi untuk melahirkan sumber daya manusia berkualitas. Saya mendukung penuh langkah pembenahan yang telah dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan berharap sistem ini terus ditingkatkan ke depan,” pungkasnya.
Advertisements