Mobil yang masih mempertahankan mesin, interior, bodi, serta komponen orisinal umumnya lebih menarik bagi kolektor dibandingkan unit yang telah mengalami modifikasi ekstrem.
Keaslian juga menjadi pertimbangan penting, terutama bagi kolektor yang mengejar kendaraan dengan nilai historis.
Toyota Celica bukan sekadar coupe dua pintu yang pernah diproduksi dalam jumlah besar.
Model ini menjadi bagian penting dari perjalanan industri otomotif Jepang dalam membangun reputasi di pasar global.
Dari coupe sporty untuk generasi muda pada era 1970-an hingga GT-Four yang bersaing di lintasan reli dunia, Celica menunjukkan bahwa mobil sport Jepang mampu menawarkan performa, teknologi, sekaligus karakter yang kuat.
Khusus GT-Four, keberhasilan di WRC membuat nama Celica memiliki tempat istimewa dalam sejarah motorsport Toyota.
Kini, meski produksinya telah dihentikan, nama Toyota Celica tetap hidup di kalangan penggemar otomotif.
Perpaduan desain khas, karakter mesin, teknologi penggerak empat roda, serta sejarah panjang di dunia reli membuat Celica tetap dikenang sebagai salah satu legenda sportscar Jepang.