Desain tersebut kemudian sering dikaitkan dengan istilah “bumble bee wings” karena bentuknya yang menyerupai sayap.
Karakter agresif semakin terlihat pada Super Bee melalui grafis bodi, pilihan mesin performa dan kap mesin Ramcharger pada konfigurasi tertentu.
Sayangnya, masa kejayaan muscle car mulai menghadapi berbagai tekanan.
Biaya asuransi kendaraan performa tinggi meningkat, sementara perubahan kondisi pasar dan selera konsumen mulai memengaruhi permintaan.
Memasuki 1971, Dodge kembali mengubah arah Coronet. Model dua pintu yang sebelumnya menjadi basis penting varian muscle car tidak lagi menjadi bagian utama dari jajaran Coronet.
Super Bee bahkan berpindah basis ke Dodge Charger untuk model tahun 1971.
Coronet kemudian kembali lebih dekat dengan karakter kendaraan keluarga. Meski demikian, nama tersebut masih bertahan hingga model tahun 1976.
Pada fase terakhir produksinya, pilihan bodi semakin terbatas dan karakter agresif yang melekat pada Coronet akhir 1960-an sudah tidak lagi menjadi identitas utama.
Coronet klasik, khususnya keluaran akhir 1960-an, tetap memiliki daya tarik tinggi di kalangan kolektor.
Salah satu alasannya adalah kombinasi platform mid-size dengan mesin V8 berkapasitas besar.
Formula tersebut memungkinkan Coronet menawarkan performa yang jauh lebih brutal dibandingkan tampilan mobilnya.