Kejati Lampung Pastikan Kasus Dugaan Korupsi Irigasi Gantung Mesuji Tetap Berlanjut

Kasus dugaan korupsi proyek irigasi gantung Mesuji tetap berlanjut meski terjadi pergantian pimpinan Kejati Lampung.
Krisna Jeri - Kamis, 20 Agt 2026 - 17:07 WIB
Kondisi proyek irigasi gantung di Desa Bandar Anom, Kabupaten Mesuji, yang menjadi sorotan publik. Kejati Lampung memastikan penanganan dugaan korupsi proyek senilai Rp97,8 miliar tetap berlanjut.
Kondisi proyek irigasi gantung di Desa Bandar Anom, Kabupaten Mesuji, yang menjadi sorotan publik. Kejati Lampung memastikan penanganan dugaan korupsi proyek senilai Rp97,8 miliar tetap berlanjut. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Berdasarkan siaran pers resmi Kejati Lampung Nomor PR-23/L.8.3/Kph.2/06/2024, tim penyidik menemukan indikasi kekurangan kualitas dan kuantitas pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak.

Dari temuan awal tersebut, Kejati Lampung mencatat potensi kerugian keuangan negara sementara mencapai Rp14.346.610.000.

Nilai tersebut masih berpotensi bertambah seiring pendalaman perkara dan proses audit lanjutan.

Besarnya nilai proyek dan munculnya persoalan pada kondisi fisik bangunan membuat penanganan perkara ini terus menjadi perhatian masyarakat.

Advertisements

Publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan serta langkah hukum yang akan diambil Kejati Lampung.

Dengan bergantinya kepemimpinan, masyarakat kini menunggu langkah konkret jajaran baru Korps Adhyaksa Lampung untuk memastikan perkara dugaan penyimpangan proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Mesuji tersebut tidak berhenti di tengah jalan.

Kejati Lampung sebelumnya telah memastikan perkara tetap berjalan. Tantangannya kini adalah membuktikan konsistensi tersebut melalui perkembangan penanganan perkara hingga diperoleh kepastian hukum. 

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements