Musda VI Apersi Lampung Batal, DPP Akui Ada Tahapan yang Tak Sesuai AD/ART

DPP Apersi mengakui terdapat tahapan Musda VI Lampung yang tidak sesuai AD/ART dan akan menunjuk caretaker setelah forum dihentikan.
Krisna Jeri - Sabtu, 22 Agt 2026 - 17:02 WIB
Calon Ketua DPD Apersi Lampung Ari Harliansyah menyampaikan keberatan terkait mekanisme Musda VI, sementara DPP Apersi memutuskan mengambil alih kepengurusan dan menyiapkan caretaker.
Calon Ketua DPD Apersi Lampung Ari Harliansyah menyampaikan keberatan terkait mekanisme Musda VI, sementara DPP Apersi memutuskan mengambil alih kepengurusan dan menyiapkan caretaker. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Selain persoalan mekanisme Musda, polemik juga muncul terkait kepesertaan sejumlah perusahaan yang sebelumnya telah terdaftar dalam proses penjaringan, tetapi kemudian dinyatakan tidak dapat mengikuti Musda.

Sabri Nurdin membenarkan persoalan tersebut telah dibahas oleh DPP bersama pihak terkait dan kemudian diputuskan melalui mekanisme pleno.

Ia menyebut hasil pleno menetapkan sembilan perusahaan tidak dapat mengikuti Musda.

“Persoalan itu sudah kami bahas dan sudah dilakukan pleno. Hasil pleno menyatakan bahwa sembilan perusahaan tersebut tidak bisa mengikuti Musda,” ungkapnya.

Advertisements

Persoalan tersebut menambah panjang polemik pelaksanaan Musda VI DPD Apersi Lampung.

Di satu sisi, calon ketua mempersoalkan mekanisme dan keputusan panitia yang dinilai tidak sesuai aturan organisasi.

Di sisi lain, DPP Apersi mengakui adanya sejumlah kelemahan dalam tahapan pelaksanaan Musda yang tidak sesuai dengan AD/ART.

Ari Harliansyah menyatakan akan berkoordinasi dengan timnya untuk menentukan langkah selanjutnya setelah Musda VI DPD Apersi Lampung resmi tidak dapat dilanjutkan.

Advertisements

Sementara itu, DPP Apersi akan mengambil langkah untuk menjaga keberlangsungan organisasi melalui penunjukan caretaker sambil menyiapkan pelaksanaan Musda berikutnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements