Karena itu, warga mendesak agar penanganan persoalan debu tidak berhenti setelah kerusakan fasilitas diperbaiki. Langkah pencegahan dinilai perlu diperkuat agar dampak yang dirasakan masyarakat tidak terus berulang.
Warga berharap PT Semen Baturaja dapat memberikan kepastian mengenai upaya pengendalian debu serta langkah perbaikan sistem pemeliharaan fasilitas produksi.
Menurut mereka, persoalan tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk memperkuat pengawasan terhadap seluruh sarana operasional yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.
Aktivitas industri, menurut warga, tidak boleh mengesampingkan kepentingan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perusahaan.
Selain keluhan mengenai debu, warga Kecamatan Panjang juga mempertanyakan realisasi program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Masyarakat berharap perusahaan tidak hanya berorientasi pada kelancaran produksi, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan sosial dan lingkungan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Iya, kami juga meminta kepada pihak PT Semen Baturaja memberikan CSR kepada warga Panjang ini," ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan.
Warga menilai keberadaan program CSR dapat menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas industri.
Mereka berharap program tersebut dapat dirasakan secara nyata dan disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat di wilayah sekitar perusahaan.
Bagi warga, persoalan debu yang mencuat setelah adanya kerusakan fasilitas produksi menjadi momentum bagi PT Semen Baturaja untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Evaluasi tidak hanya menyangkut perbaikan saringan penggiling maupun casing yang mengalami kerusakan akibat korosi, tetapi juga mencakup sistem pemeliharaan, pengawasan fasilitas, serta pengendalian potensi dampak terhadap lingkungan.
Warga meminta perusahaan menghadirkan langkah konkret yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.