Pasca Keluhan Debu PT Semen Baturaja Diminta Tak Cuma Perbaiki Fasilitas, Serta Warga Pertanyakan CSR

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan operasional perusahaan.
Arif Setiawan - Rabu, 26 Agt 2026 - 15:51 WIB
Warga di sekitar kawasan operasional PT Semen Baturaja di Kecamatan Panjang mengeluhkan debu yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan serta mempertanyakan realisasi program CSR
Warga di sekitar kawasan operasional PT Semen Baturaja di Kecamatan Panjang mengeluhkan debu yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan serta mempertanyakan realisasi program CSR - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Mereka menegaskan bahwa penanganan tidak seharusnya hanya dilakukan setelah persoalan muncul. Pencegahan dan pengawasan secara berkala dinilai menjadi langkah penting agar aktivitas produksi tidak kembali menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar.

Warga pun berharap PT Semen Baturaja dapat memperkuat tanggung jawab terhadap aspek lingkungan dan sosial, seiring dengan keberlangsungan aktivitas industrinya di Kecamatan Panjang.

Diberitakan sebelumnya, Persoalan paparan debu di sekitar kawasan operasional PT Semen Baturaja kembali menjadi perhatian warga. 

Selain mengeluhkan debu yang disebut masih terasa di lingkungan permukiman, masyarakat juga memiliki pengalaman berbeda mengenai penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Advertisements

Salah seorang warga bernama Chivu mengklaim bantuan rutin yang sebelumnya diterima warga sudah tidak berjalan sejak 2014. 

“Terakhir kali CSR berjalan itu tahun 2014. Sejak saat itu sampai sekarang tidak berjalan lagi,” ungkapnya.

Chivu mengatakan sebelum 2014 warga di wilayahnya rutin mendapatkan sejumlah bantuan, mulai dari hewan kurban hingga paket sembako.

Namun, menurut dia, proposal kegiatan masyarakat belakangan lebih jarang mendapat respons. Bantuan berupa semen disebut sempat diberikan dalam beberapa kesempatan.

Advertisements

 

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements