BANDAR LAMPUNG — Babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada akhir Juni 2026 menghadirkan kejutan besar yang mengguncang jagat sepakbola internasional.
Dua kekuatan tradisional Eropa, Timnas Jerman dan Timnas Belanda, harus tersingkir lebih awal setelah kalah dramatis di fase gugur.
Langkah Timnas Jerman terhenti setelah kalah dari Timnas Paraguay dalam laga ketat yang berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough.
Pertandingan berakhir imbang 1–1 hingga perpanjangan waktu, sebelum ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama tos-tosan tersebut, Paraguay tampil lebih tenang dan berhasil menang dengan skor 4–3. Meski menguasai jalannya pertandingan, Jerman kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan.
Kegagalan dalam mengeksekusi penalti akhirnya memaksa tim asuhan Julian Nagelsmann angkat koper lebih cepat dari turnamen.
Nasib serupa dialami Timnas Belanda yang harus mengakui keunggulan Timnas Maroko.
Duel sengit tersebut berakhir imbang 1–1 hingga perpanjangan waktu, sebelum Maroko keluar sebagai pemenang lewat adu penalti dengan skor 3–2.
Belanda sempat unggul lebih dulu melalui gol Cody Gakpo. Namun, kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang emas membuat laga berlanjut hingga adu penalti.
Dalam fase penentuan, para algojo Oranje gagal menjalankan tugasnya dengan maksimal.
Tersingkirnya Jerman dan Belanda di babak 32 besar dinilai sebagai salah satu kejutan terbesar sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.
Kedua negara dikenal memiliki tradisi panjang dan prestasi gemilang di ajang sepakbola dunia.