Program Pinjaman Bunga 0 Persen Disorot BPK, Dana Rp497 Juta Tak Tercatat

BPK menemukan sisa dana subsidi bunga UMKM Rp497,53 juta belum tercatat dalam Neraca Pemkot Bandar Lampung.
Krisna Jeri - Rabu, 26 Agt 2026 - 18:50 WIB
BPK menyoroti ketidaksesuaian dokumen dan saldo dana subsidi UMKM yang belum tercatat dalam Neraca.
BPK menyoroti ketidaksesuaian dokumen dan saldo dana subsidi UMKM yang belum tercatat dalam Neraca. - Ilustrasi

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Setelah itu, pihak bank melakukan analisis dan verifikasi sebelum fasilitas kredit dicairkan.

Plafon kredit yang diberikan maksimal sebesar Rp50 juta untuk setiap debitur dan disesuaikan dengan nominal yang direkomendasikan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, BPK mencatat tidak terdapat penetapan secara formal mengenai UMKM yang menjadi penerima subsidi bunga atas fasilitas kredit tersebut.

Hasil wawancara dengan pihak terkait juga menunjukkan tidak ada batasan jumlah UMKM penerima manfaat selama dana yang ditempatkan pada bank pelaksana masih tersedia.

Advertisements

Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian BPK karena program subsidi menggunakan dana pemerintah daerah.

Penetapan penerima manfaat menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan sesuai mekanisme dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Persoalan lain yang menjadi perhatian BPK adalah keberadaan sisa dana subsidi yang belum digunakan.

Berdasarkan konfirmasi BPK kepada PT BPR Waway Lampung, dana Program Belanja Subsidi Bunga UMKM disimpan dalam rekening penempatan dana pembayaran subsidi bunga UMKM Kota Bandar Lampung.

Advertisements

Dana awal yang ditempatkan dalam rekening tersebut sebesar Rp500 juta.

Namun, hingga 31 Desember 2025, masih terdapat saldo sebesar Rp497.537.834.

Saldo tersebut tidak tercatat dalam Neraca Pemerintah Kota Bandar Lampung per 31 Desember 2025.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements