Fraksi PDIP DPRD Lampung Minta APBD 2027 Prioritaskan Kepentingan Rakyat

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung menyoroti target pendapatan Rp7,23 triliun dan meminta APBD 2027 lebih transparan serta tepat sasaran.
Krisna Jeri - Rabu, 21 Okt 2026 - 17:09 WIB
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung, Edward Rasid, menyampaikan pandangan umum fraksi terkait RAPBD 2027 dengan menekankan transparansi anggaran, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pelayanan publik.
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung, Edward Rasid, menyampaikan pandangan umum fraksi terkait RAPBD 2027 dengan menekankan transparansi anggaran, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pelayanan publik. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Pemerintah provinsi perlu menjelaskan capaian terbaru, kesenjangan terhadap target yang telah ditetapkan, serta langkah intervensi bagi keluarga yang paling membutuhkan.

Advertisements

Pendekatan tersebut dinilai penting agar anggaran penanganan stunting tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap perbaikan gizi dan kesehatan anak.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa APBD 2027 harus disusun dengan mengedepankan kebutuhan masyarakat dan hasil pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung.

Transparansi anggaran, ketepatan sasaran program, efektivitas belanja, serta kualitas pelayanan publik menjadi sejumlah tolok ukur penting dalam pelaksanaan APBD mendatang.

Melalui pandangan umum tersebut, Fraksi PDIP meminta pemerintah provinsi memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara bertanggung jawab, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan petani, perbaikan layanan kesehatan, dan pemerataan manfaat pembangunan di Provinsi Lampung.

Advertisements

 

 

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements