Hilirisasi diharapkan mendorong pertumbuhan industri pengolahan, memperluas perdagangan dan investasi, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat daya saing produk unggulan Lampung di pasar nasional maupun global.
Selain memperkuat sektor industri, peningkatan nilai tambah komoditas di daerah diharapkan memberikan manfaat lebih besar bagi petani, pelaku usaha, dan masyarakat yang terlibat dalam rantai produksi.
Memasuki 2027, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mempercepat pembangunan dan memperkuat ekonomi pedesaan melalui program Desa Maju.
Marindo menjelaskan, program tersebut diarahkan pada empat pilar utama, yakni peningkatan produktivitas pertanian, peningkatan nilai tambah komoditas unggulan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia desa, serta percepatan konektivitas infrastruktur.
Keempat pilar tersebut diharapkan saling mendukung untuk memperkuat kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
1. Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Pilar pertama berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian melalui pemberian pupuk hayati cair untuk mendukung pertanian berkelanjutan.
Program ini diarahkan untuk menjaga kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk sintetis, menekan biaya produksi, serta mendorong kemandirian pupuk di tingkat kelompok tani.
Pemerintah berharap dukungan tersebut dapat membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha pertanian.
2. Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Panen
Pilar kedua diarahkan pada pengolahan hasil pertanian agar memiliki nilai jual lebih tinggi.