Kepada penyidik, MRP mengaku nekat menjual motor lantaran membutuhkan uang setelah tidak lagi bekerja sebagai petugas keamanan.
Selain itu, ia juga ingin terbebas dari beban cicilan kendaraan yang masih berjalan.
“Motifnya karena pelaku butuh uang dan ingin lepas dari beban cicilan kendaraan. Motor itu dijual sendiri oleh pelaku kepada rekannya,” tegas Gigih.
Saat ini, MRP masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Bandar Lampung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secarMapolrest
Advertisements