PESISIR BARAT – Aksi heroik ditunjukkan dua personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Barat saat menyelamatkan seorang balita yang tenggelam di Perairan Muara Way Tuwok, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu pagi, Mei 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Berkat kesigapan anggota kepolisian, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan segera mendapatkan penanganan medis.
Dua personel yang terlibat dalam aksi penyelamatan tersebut yakni Briptu Senja Pramudia, S.H., M.H., dan Bripda Riski Rahmatullah Solihin. Saat kejadian, keduanya tengah melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.
Korban diketahui bernama Elfano, balita laki-laki berusia 2,5 tahun yang merupakan warga Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.
Berdasarkan kronologi kejadian, Briptu Senja Pramudia bersama Bripda Riski Rahmatullah Solihin sedang memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat saat didatangi seorang warga bernama Ade. Warga tersebut melaporkan adanya seorang anak yang tenggelam di kawasan muara sungai.
Mendapat informasi tersebut, kedua personel Satlantas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, situasi tampak panik karena korban diduga hanyut di kawasan muara dengan arus cukup deras.
Tanpa ragu, Bripda Riski Rahmatullah Solihin langsung menceburkan diri ke perairan muara untuk melakukan penyelamatan. Sementara Briptu Senja Pramudia membantu proses evakuasi serta memastikan penanganan korban berjalan cepat dan aman.
Berkat keberanian dan kesigapan keduanya, korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Setelah berhasil diselamatkan, korban langsung dibawa ke Puskesmas Krui guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dan memastikan kondisinya stabil.
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, membenarkan aksi penyelamatan yang dilakukan personel Satlantas Polres Pesisir Barat tersebut.
“Kami mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan personel Satlantas Polres Pesisir Barat dalam menyelamatkan korban. Ini merupakan bentuk nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan pertolongan dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata AKBP Bestiana.
Ia menjelaskan, keberhasilan penyelamatan tersebut tidak terlepas dari kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, setiap anggota Polri dituntut selalu tanggap terhadap situasi yang terjadi di tengah masyarakat, terutama yang menyangkut keselamatan jiwa.
“Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi garda terdepan dalam membantu warga yang mengalami kondisi darurat maupun membutuhkan pertolongan cepat,” jelasnya.