LAMPUNG BARAT – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Taekwondo Kabupaten Lampung Barat dalam ajang Taekwondo Gubernur Cup II Championship 2026 Grade C tingkat Provinsi Lampung.
Pada kejuaraan tersebut, kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Lampung Barat sukses memborong puluhan medali dengan rincian 52 medali emas, 56 medali perak, dan 4 medali perunggu.
Capaian gemilang itu diraih dari total 113 atlet yang diterjunkan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia Kabupaten Lampung Barat di berbagai kategori pertandingan.
Menariknya, sebagian besar peraih medali berasal dari atlet usia dini tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Para atlet muda tersebut tampil penuh semangat dan percaya diri menghadapi lawan dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.
Salah satu penyumbang medali terbanyak datang dari Dojang Bina Persada. Dari 18 atlet yang dikirimkan, dojang tersebut berhasil membawa pulang 15 medali emas dan 2 medali perak.
Beberapa atlet Dojang Bina Persada yang sukses menyumbangkan medali emas di antaranya Glen Felix Manalu, Hilya Kamila Anisa, Muhammad Badri Yusuf, Ahmad Revandes, Mikah Evilio Manalu, Rian Setiawan, Elisa Salvina Anes, Novita Anggraeni, Archella Anggraini Irfan, dan Nevan Perjuangan Manalu.
Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Kabupaten Lampung Barat, Samrun Hadi, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, serta official yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.
“Jumlah atlet Lampung Barat yang mengikuti kejuaraan ini sebanyak 113 atlet, dengan hasil perolehan medali 52 emas, 56 perak, dan 4 perunggu,” kata Samrun Hadi, Selasa (19/5/2026).
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih dan coach yang dinilai berhasil mempersiapkan atlet secara maksimal sehingga mampu tampil kompetitif di berbagai kategori pertandingan.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pelatih dan coach, yaitu Sabeum Edo Saputra, Sabeum Andi Ginting, dan Sabeum Islan Hadi yang telah dengan penuh dedikasi mempersiapkan para atlet dalam kategori Kyorugi maupun Poomsae,” ujarnya.
Menurut Samrun, hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga Taekwondo di Lampung Barat berjalan dengan baik dan terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dalam mencetak atlet-atlet muda berprestasi.
Ia menilai dominasi atlet tingkat SD dan SMP dalam perolehan medali menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga Taekwondo di Lampung Barat.