Sidang TPPU Ungkap Aset Tanah dan Tas Mewah Bupati Pesawaran Belum Dilaporkan di LHKPN

Pengakuan Nanda Indira di Sidang Tipikor: Aset Tanah dan Tas Mewah Belum Masuk LHKPN
Krisna Jeri - Rabu, 01 Jul 2026 - 20:10 WIB
Sidang Tipikor Tanjungkarang mengungkap pengakuan Bupati Pesawaran Nanda Indira terkait aset tanah dan tas mewah yang belum tercantum dalam LHKPN.
Sidang Tipikor Tanjungkarang mengungkap pengakuan Bupati Pesawaran Nanda Indira terkait aset tanah dan tas mewah yang belum tercantum dalam LHKPN. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Selain lahan, JPU turut mencecar kepemilikan rumah mewah di Gang Bukit, Bandar Lampung, yang diatasnamakan Nanda dengan biaya pembangunan mencapai Rp4,22 miliar.

Nanda kembali menyatakan tidak mengetahui sumber pendanaan pembangunan rumah tersebut.

“Saya tidak tahu, Pak. Saya mempercayai suami saya,” ujarnya.

Ketegangan persidangan meningkat saat JPU membeberkan barang bukti berupa 14 hingga 18 tas mewah bermerek internasional seperti Louis Vuitton, Hermes, dan Chanel yang disita dari kediaman Nanda.

Advertisements

Ia beralasan sebagian tas diperoleh sebelum menikah atau sebagai hadiah ulang tahun dan hari jadi pernikahan dari suami maupun keluarga suami.

Ditanya hakim mengenai nilai tas yang dibeli menggunakan uang pribadi, Nanda mengaku lupa.

“Kalau yang beli sendiri dengan tabungan saya, ya sekitar Rp20 juta sampai Rp30 juta mungkin,” katanya.

“Namanya saya sebagai istri kalau diberi hadiah saya senanglah. Alhamdulillah, saya tidak bertanya asal uangnya dari mana.”

Advertisements

Penasihat hukum terdakwa sempat mempertanyakan keaslian barang-barang tersebut.

“Apakah tas-tas tersebut asli atau hanya istilahnya, mohon maaf, imitasi?” tanya penasihat hukum.

Nanda menjawab, “Ada sebagian tadi itu imitasi yang beli online, ya, Pak.”

Atas penyitaan aset, Nanda memohon agar barang yang dimilikinya sebelum menikah, termasuk perhiasan mahar berupa cincin dan gelang, tidak ikut disita.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements