Fraksi Golkar Soroti Efisiensi dan Transparansi dalam Pembahasan Perubahan APBD 2026

Fraksi Golkar DPRD Bandar Lampung mendorong pengelolaan Perubahan APBD 2026 yang efisien, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Krisna Jeri - Jumat, 21 Agt 2026 - 15:49 WIB
Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD Kota Bandar Lampung, Indra Feriza, menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD.
Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD Kota Bandar Lampung, Indra Feriza, menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — DPRD Kota Bandar Lampung menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah atau Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2026.

Rapat tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan perubahan APBD sebelum rancangan anggaran memasuki proses pembahasan berikutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pandangan umum yang disampaikan, fraksi-fraksi memberikan sejumlah catatan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Pembahasan mencakup pengelolaan anggaran, peningkatan pendapatan daerah, efektivitas pelaksanaan program pembangunan, hingga penguatan pengawasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD).

Advertisements

Salah satu pandangan disampaikan Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, Indra Feriza.

Fraksi Golkar menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga pengelolaan keuangan daerah agar dilaksanakan secara efisien, transparan, dan akuntabel.

Indra Feriza mengatakan DPRD memiliki peran penting dalam seluruh siklus pengelolaan keuangan daerah.

Oleh sebab itu, Fraksi Golkar mendorong agar prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi diterapkan secara konsisten, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan anggaran.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Menurutnya, APBD tidak semata-mata berkaitan dengan besarnya angka yang tercantum dalam dokumen anggaran.

Setiap kebijakan fiskal daerah harus memiliki manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Fraksi Golkar juga menegaskan posisi DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Peran tersebut tidak hanya dijalankan melalui fungsi pengawasan, tetapi juga dengan memberikan masukan, kritik, dan saran yang konstruktif untuk menyempurnakan rancangan kebijakan daerah.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements