Dinas Kesehatan Lampung Selatan juga mencatat kebutuhan mendesak yang diperlukan untuk mendukung penanganan dampak erupsi.
Berdasarkan permintaan dari 16 puskesmas yang telah melaporkan kondisi, diperlukan tambahan 8.780 box masker bedah dan 5.005 botol tetes mata steril.
Kebutuhan tersebut menjadi perhatian karena pembagian perlengkapan pelindung kepada masyarakat dilakukan secara masif, sementara paparan abu vulkanik masih terjadi di sejumlah wilayah.
Dengan jumlah warga terdampak mencapai puluhan ribu jiwa, ketersediaan masker dan perlengkapan kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat erupsi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi masyarakat terdampak melalui jaringan puskesmas.
Data yang tercantum dalam laporan harian tersebut masih bersifat dinamis karena baru berasal dari 16 puskesmas.
Pembaruan kondisi masyarakat, pelayanan kesehatan, ketersediaan obat dan kebutuhan perlengkapan akan mengikuti perkembangan situasi di lapangan.
Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap memperhatikan arahan petugas dan menggunakan perlindungan yang tersedia ketika beraktivitas di tengah paparan abu vulkanik.
Pemerintah melalui jajaran kesehatan juga terus memantau kelompok rentan untuk memastikan kebutuhan mereka dapat segera ditangani apabila terjadi peningkatan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.