BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus mematangkan percepatan perbaikan infrastruktur jalan dan drainase di sejumlah wilayah.
Selain menuntaskan program yang telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2026, Dinas PU mulai menyusun skema pembangunan lanjutan untuk tahun anggaran 2027.
Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan pengerjaan fisik pada tahun ini difokuskan pada sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, hingga kawasan Jalan Sultan Agung.
Pengerjaan juga mencakup sejumlah titik sambungan, mulai dari persimpangan Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Jalan Basuki Rahmat.
Untuk mencegah kerusakan jalan berulang akibat genangan air, penanganan dilakukan secara terintegrasi dengan penataan trotoar dan pembenahan sistem drainase.
"Kita sekalian membenahi trotoar, sekaligus drainasenya," kata Dedi, Senin 14 September 2026.
Untuk pengerjaan tiga paket proyek strategis yang mencakup jalan, drainase, dan trotoar tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 30 miliar.
Sementara itu, untuk ruas jalan yang belum tersentuh pembangunan pada tahun ini, Dinas PU memastikan telah menyiapkan perencanaan lanjutan untuk dimasukkan dalam program tahun anggaran 2027.
Dari sisi penganggaran, Dinas PU mendapat tambahan dana yang cukup signifikan melalui APBD Perubahan 2026.
Total anggaran Dinas PU kini mencapai sekitar Rp 468 miliar setelah memperoleh tambahan sekitar Rp150 miliar dibandingkan APBD murni 2026.
Dedi menjelaskan, tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk menyelesaikan sejumlah kebutuhan prioritas, termasuk perbaikan jalan lingkungan serta pembayaran kewajiban kepada pihak ketiga.
"Anggaran itu termasuk untuk perbaikan jalan serta pembayaran utang kepada pihak ketiga," ujar Dedi.