BANDAR LAMPUNG – Keterbatasan fasilitas publik yang ramah bagi penyandang disabilitas di Kota Bandar Lampung menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Bandar Lampung, Zainal Abidin.
Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mulai mengalokasikan anggaran untuk menyediakan fasilitas penyeberangan jalan yang aman dan mudah diakses kelompok disabilitas pada 2027.
Zainal menilai, sejumlah fasilitas penyeberangan di Kota Bandar Lampung belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan masyarakat penyandang disabilitas.
Karena itu, ia mendorong pemerintah kota menghadirkan fasilitas penyeberangan khusus, terutama di kawasan strategis dengan aktivitas lalu lintas yang padat.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatiannya adalah tombol penyeberangan bagi penyandang disabilitas seperti yang pernah dijumpai di depan Gramedia.
Menurutnya, fasilitas serupa perlu dihadirkan di sejumlah titik lain agar aksesibilitas ruang publik di Bandar Lampung semakin baik.
"Kita ingin mengakomodasi kebutuhan teman-teman disabilitas agar Kota Bandar Lampung menjadi kota yang ramah bagi kaum disabilitas. Terutama di titik-titik penyeberangan strategis yang ada di kota ini," ujar Zainal dalam Rapat Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2027 Bersama Dishub kota Bandar Lampung pada Senin, 02 November 2026.
Zainal menyebut Jalan Raden Intan dan Jalan Kartini sebagai kawasan yang dapat dipertimbangkan menjadi lokasi proyek percontohan fasilitas penyeberangan ramah disabilitas.
Ia berharap fasilitas tersebut dilengkapi tombol khusus yang dapat diakses pengguna disabilitas untuk membantu proses penyeberangan jalan secara lebih aman.
Menurutnya, penyediaan fasilitas itu tidak harus langsung dilakukan di seluruh persimpangan atau kawasan kota. Pemerintah dapat memulainya melalui dua atau tiga titik percontohan yang dinilai paling membutuhkan.
"Untuk 2027 ini saya minta Dinas Perhubungan menganggarkan minimal dua atau tiga titik. Sehingga kita tidak lagi disebut sebagai kota yang tidak ramah dengan kaum disabilitas karena belum memiliki fasilitas penyeberangan yang aman bagi mereka," tegasnya.
Zainal juga menyoroti besarnya anggaran kegiatan pada sektor perhubungan dan lalu lintas.