LAMPUNG BARAT – Kabupaten Lampung Barat kembali mendapat kepercayaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026. Ini menjadi kali kelima Lampung Barat menjadi daerah tujuan pengabdian mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia tersebut.
Sebanyak 30 mahasiswa dari berbagai fakultas akan menjalankan program KKN selama hampir dua bulan di Kecamatan Lumbok Seminung. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Rabu (24/6/2026).
Acara penyambutan turut dihadiri kepala perangkat daerah, para asisten, camat, peratin, serta Dosen Pembimbing Lapangan UGM, Dr. Wagiman, S.TP., M.Si.
Fokus Kedaulatan Pangan dan Lingkungan Berkelanjutan
KKN-PPM UGM tahun ini mengusung tema “Kedaulatan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan.” Tema tersebut dinilai sejalan dengan karakteristik Lampung Barat sebagai daerah agraris yang memiliki komoditas unggulan kopi, pertanian hortikultura, serta kekayaan alam yang masih terjaga.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan rasa bangga karena daerah yang dipimpinnya kembali dipercaya menjadi lokasi pengabdian mahasiswa UGM.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya untuk memenuhi program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan inovasi.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Lampung Barat kembali dipercaya menjadi lokasi KKN UGM. Kami berharap para mahasiswa dapat belajar sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Parosil.
Advertisements
Ditempatkan di Dua Pekon
Selama berada di Lampung Barat, mahasiswa akan menjalankan program yang terbagi dalam tiga tahap, yakni:
- Observasi dan pemetaan wilayah.
- Pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.
- Evaluasi serta pendampingan berkelanjutan.
Para mahasiswa akan ditempatkan di dua pekon di Kecamatan Lumbok Seminung, yaitu:
- Pekon Sukamaju.
- Pekon Lombok.
Dengan latar belakang keilmuan yang beragam, mereka diharapkan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, lingkungan, ekonomi kerakyatan, teknologi tepat guna, kesehatan, hingga pengembangan UMKM.
Parosil berharap ilmu yang dimiliki mahasiswa dapat diterapkan secara langsung untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
