DPRD Bandar Lampung Gelar Paripurna KUA-PPAS 2027, Ini Prioritas Pembangunan Pemkot

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan KUA-PPAS APBD 2027 dalam rapat paripurna DPRD Kota Bandar Lampung dengan proyeksi pendapatan Rp2,714 triliun.
Krisna Jeri - Senin, 20 Jul 2026 - 15:42 WIB
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung di Gedung DPRD, Senin (20/7/2026).
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung di Gedung DPRD, Senin (20/7/2026). - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Sementara itu, pendapatan transfer diproyeksikan mencapai Rp1,550 triliun, yang berasal dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp1,355 triliun dan transfer antardaerah sebesar Rp195 miliar.

Untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan, Pemerintah Kota Bandar Lampung merencanakan belanja daerah sebesar Rp2,726 triliun.

Anggaran tersebut mencakup belanja operasi, belanja modal, dan belanja tidak terduga.

Di sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp126 miliar yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya serta penerimaan pinjaman daerah.

Advertisements

Sementara itu, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp115 miliar akan dialokasikan untuk penyertaan modal investasi daerah dan pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Eva Dwiana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen menjaga kesinambungan program-program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dokumen KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Kota Bandar Lampung sebagai dasar penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements