Menurut data Kitco, harga emas berada di kisaran US$4.375-US$4.377 per ons, atau meningkat sekitar US$25,3 per ons. Dalam 30 hari terakhir, harga logam mulia tersebut telah naik sekitar US$316 per ons atau 7,8 persen.
Di pasar domestik Vietnam, harga emas juga menunjukkan penguatan. Bao Tin Manh Hai mencatat harga emas SJC di kisaran 141-144 juta VND per tael untuk harga beli dan jual, atau naik sekitar 700.000 VND per tael.
Harga cincin emas bulat di Bao Tin Manh Hai berada di sekitar 13,9 juta VND per tael. Sementara itu, perhiasan emas 24K tercatat di kisaran 13,8-14,3 juta VND per tael, sedangkan produk perhiasan emas 24K lainnya diperdagangkan sekitar 14-14,4 juta VND per tael.
Di pasar yang lebih luas, Phu Quy dan DOJI sama-sama mencatat harga emas batangan SJC pada level 141-144 juta VND per tael, naik 700.000 VND untuk harga beli maupun jual. Sementara itu, Bao Tin Minh Chau mencatat harga sekitar 140,7-144,7 juta VND per tael, meningkat 500.000 VND.
Di tengah meningkatnya minat terhadap emas, Bao Tin Manh Hai juga kembali menggelar program promosi "Perburuan Peti Harta Karun" dengan ribuan hadiah.
Setelah musim pertama mencatat 243 pelanggan yang menerima hadiah, program "Mencari Peti Emas" Bao Tin Manh Hai kembali digelar pada 6-31 Agustus 2026 melalui kanal belanja online perusahaan tersebut.
Menurut informasi dari Bao Tin Manh Hai, pelanggan yang mendaftarkan akun atau membeli produk perhiasan dan emas secara online selama periode program berkesempatan memperoleh ribuan hadiah dengan total nilai hampir 30 juta VND.
Dengan sentimen mayoritas analis yang masih positif, harga emas memiliki peluang melanjutkan penguatan pada pekan depan. Namun, kemampuan emas menembus dan bertahan di atas US$4.500 per ons akan sangat bergantung pada data ekonomi AS, arah dolar, imbal hasil obligasi, serta sinyal terbaru dari The Fed.