Ahli Waris Klaim 400 Hektare Lahan Dikuasai SGC, Minta Pemerintah Turun Tangan

Ahli waris Agus bin Raja Lima meninjau lahan 400 hektare di Menggala yang diklaim sebagai tanah warisan dan dikuasai PT SGC.
Krisna Jeri - Sabtu, 29 Agt 2026 - 20:47 WIB
Tim kuasa hukum bersama ahli waris Agus bin Raja Lima meninjau lahan sekitar 400 hektare di Umbulan Pematang Semah, Ujung Gunung, Menggala, Tulang Bawang, yang diklaim sebagai tanah warisan keluarga.
Tim kuasa hukum bersama ahli waris Agus bin Raja Lima meninjau lahan sekitar 400 hektare di Umbulan Pematang Semah, Ujung Gunung, Menggala, Tulang Bawang, yang diklaim sebagai tanah warisan keluarga. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Ia bahkan menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan dapat diselesaikan secara adil.

“Pak Presiden Prabowo, tolong bantu kami. Kami sudah lelah memperjuangkan hak kami. Kami belum pernah menjual tanah ini kepada pihak mana pun dan belum pernah menerima ganti rugi,” ujarnya.

Mesra mengatakan pihak keluarga berharap penyelesaian sengketa dapat dilakukan secara adil dengan mempertimbangkan seluruh dokumen dan fakta yang dimiliki masing-masing pihak.

Menurutnya, penyelesaian dapat berupa pengembalian lahan apabila klaim kepemilikan keluarga terbukti memiliki dasar hukum.

Advertisements

Namun, jika terdapat ketentuan yang mengharuskan pemberian kompensasi, pihak keluarga juga berharap nilai penggantian diberikan secara layak dan sesuai dengan dasar hukum yang berlaku.

Hingga peninjauan lapangan dilakukan, pihak ahli waris melalui kuasa hukumnya masih mendorong adanya pertemuan yang difasilitasi pemerintah dengan pihak perusahaan untuk memperoleh kejelasan mengenai status dan riwayat penguasaan lahan tersebut.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements