Penerbangan Bandara M. Taufiq Kiemas Masih Sesuai Jadwal, Abu Anak Krakatau Terus Dipantau

Aktivitas Gunung Anak Krakatau belum mengubah jadwal penerbangan perintis di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas. Keselamatan tetap menjadi prioritas.
Yayan Prantoso - Senin, 07 Sep 2026 - 11:20 WIB
Penerbangan perintis di bandara M.Taufiq Kiemas masih sesuai jadwal.
Penerbangan perintis di bandara M.Taufiq Kiemas masih sesuai jadwal. - foto -- dok.Bandara M.Taufiq Kiemas.

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang memicu sebaran abu vulkanik belum berdampak terhadap jadwal penerbangan perintis di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar). Hingga Senin (7/9/2026), penerbangan yang dijadwalkan pada Selasa, Rabu, dan Jumat masih berjalan sesuai jadwal.

Meski demikian, pengelola Bandara Muhammad Taufiq Kiemas terus memantau kondisi cuaca dan potensi sebaran abu vulkanik. Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan operasional penerbangan tetap memenuhi aspek keselamatan.

Kasatpel Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Azis Lian, mengatakan sejauh ini belum terdapat perubahan terhadap jadwal penerbangan perintis yang telah ditetapkan.

Namun, jadwal tersebut tetap dapat disesuaikan apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan, terutama terkait cuaca, pergerakan abu vulkanik, maupun hasil pemantauan yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan.

Advertisements

“Untuk penerbangan perintis di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas yang sesuai jadwal pada hari Selasa, Rabu, dan Jumat, sampai saat ini belum ada perubahan jadwal. Namun, tentunya tetap akan menyesuaikan dengan kondisi cuaca, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan,” kata Azis.

Menurut dia, operasional penerbangan tidak hanya mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan. Kondisi aktual di lapangan juga menjadi pertimbangan penting sebelum penerbangan dilaksanakan.

Karena itu, pihak Bandara Muhammad Taufiq Kiemas terus melakukan pemantauan dan koordinasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap penerbangan yang beroperasi tetap memenuhi standar keselamatan.

"Pemantauan terhadap abu vulkanik menjadi perhatian karena material vulkanik di udara dapat menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam operasional penerbangan," ujarnya.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu perhatian utama. Peningkatan aktivitas gunung tersebut disertai sebaran abu vulkanik yang terpantau di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut sebelumnya juga mendapat perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait di Pesisir Barat. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi resmi terkait potensi paparan abu vulkanik serta langkah antisipasi yang perlu dilakukan.

Di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, pemantauan kondisi terus dilakukan secara berkelanjutan. Apabila terdapat perkembangan yang berpotensi memengaruhi operasional, pihak bandara memastikan informasi akan segera disampaikan kepada masyarakat.

“Kami terus monitor kondisi di lapangan dan apabila ada perkembangan atau perubahan jadwal penerbangan, akan segera kami informasikan,” jelasnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements