Calon penumpang penerbangan perintis dari Bengkulu maupun Bandar Lampung menuju Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, serta penumpang dari Pesbar menuju kedua daerah tersebut, diimbau tetap memperhatikan informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Pasalnya, meski jadwal penerbangan saat ini masih sesuai rencana, perubahan cuaca maupun perkembangan aktivitas vulkanik dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan operasional penerbangan.
Bagi pengelola Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap penerbangan. Karena itu, penyesuaian jadwal tetap dimungkinkan apabila kondisi di lapangan dinilai membutuhkan langkah tersebut.
Pihak bandara kembali menegaskan akan menyampaikan informasi resmi apabila terdapat perubahan jadwal penerbangan.
"Masyarakat pengguna jasa penerbangan pun diminta tidak hanya berpatokan pada jadwal awal, tetapi mengikuti informasi resmi dari Bandara Muhammad Taufiq Kiemas maupun pihak terkait," pungkasnya.
Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian otoritas terkait. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dalam beberapa hari terakhir.
Aktivitas tersebut mencakup episode erupsi menerus yang terjadi sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Minggu (6/9/2026) dini hari, disusul erupsi pada Minggu pagi.(*)