"Masih banyak wilayah di Kota Bandar Lampung yang membutuhkan perhatian terkait infrastruktur, seperti jalan, sekolah, dan layanan kesehatan. Kebutuhan dasar itu seharusnya didahulukan," katanya.
Menurut Asroni, alokasi anggaran perlu diikuti pelaksanaan program yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerataan pembangunan juga penting agar warga di kawasan pinggiran memperoleh perhatian yang sepadan dengan masyarakat di pusat kota.
Ia berharap kebijakan Pemkot Bandar Lampung, baik dalam sektor pendidikan maupun pembangunan infrastruktur, dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara luas.
Dengan demikian, program pengadaan seragam sekolah senilai Rp18 miliar diharapkan tidak hanya terealisasi secara administratif, tetapi juga tepat waktu dan mampu membantu meringankan kebutuhan orang tua siswa pada tahun ajaran 2027/2028.