Video Viral Bajing Loncat di Panjang Berujung Penangkapan, Polisi Buru Tiga Pelaku

Video aksi bajing loncat yang viral di media sosial mengantarkan polisi menangkap satu pelaku di Kecamatan Panjang.
Krisna Jeri - Jumat, 22 Mei 2026 - 16:10 WIB
Pelaku bajing loncat berinisial IP (22) diamankan polisi bersama barang bukti tiga karung pupuk hasil curian di Mapolsek Panjang.
Pelaku bajing loncat berinisial IP (22) diamankan polisi bersama barang bukti tiga karung pupuk hasil curian di Mapolsek Panjang. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — Polisi menangkap seorang pelaku bajing loncat yang videonya viral di media sosial saat beraksi mencuri pupuk dari truk yang melintas di kawasan Jalan Teluk Ambon, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.

Pelaku berinisial IP (22), warga Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Panjang pada Kamis 21 Mei 2026 siang. Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolsek Panjang, AKP Ipran, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah video aksi pencurian tersebut ramai beredar di media sosial.

“Setelah video viral, anggota melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku. Saat ini satu pelaku sudah kami amankan dan tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Identitas mereka sudah kami kantongi,” kata AKP Ipran. 

Advertisements

Peristiwa pencurian terjadi di Jalan Teluk Ambon, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang. Akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp4,5 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kawanan pelaku diduga telah berulang kali melakukan pencurian pupuk dengan modus bajing loncat.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, kami duga bukan kali ini saja mereka melakukan aksinya. Ini masih kami dalami,” ujarnya.

AKP Ipran menjelaskan, pelaku IP memiliki peran memanjat truk yang sedang melaju, kemudian membuka terpal penutup muatan dan menjatuhkan karung pupuk ke jalan.

Advertisements

“Pelaku IP ini bertugas naik ke atas bak truk, membuka terpal, lalu menjatuhkan pupuk ke jalan. Sedangkan rekannya mengambil karung pupuk yang sudah jatuh,” jelasnya.

Sementara itu, rekan-rekannya bertugas memungut karung pupuk yang telah dijatuhkan, sebelum kemudian dibawa pergi untuk dijual.

Dalam aksi terakhirnya, para pelaku berhasil mencuri lima karung pupuk. Dari jumlah tersebut, dua karung telah dijual sebelum polisi melakukan penangkapan.

“1 karung pupuk dijual dengan harga Rp125 ribu. Hasil penjualan dibagi rata oleh para pelaku,” ungkap AKP Ipran.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements