Pemprov Lampung Buka Peluang Kolaborasi Ubah Sampah Pasar Jadi Pupuk Organik

Pemprov Lampung mendorong sinergi pemerintah daerah, yayasan, komunitas, dan kelompok tani untuk mengembangkan pengolahan sampah pasar menjadi pupuk organik
Dedi Andrian - Selasa, 18 Agt 2026 - 21:38 WIB
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menerima audiensi Yayasan Muda Inspirasi Restorasi Zakat Alam Provinsi Lampung
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menerima audiensi Yayasan Muda Inspirasi Restorasi Zakat Alam Provinsi Lampung - Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Pemprov Berperan sebagai Mediator

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi inisiatif yayasan dan berbagai komunitas yang ikut membantu pemerintah menangani persoalan sampah.

“Pada prinsipnya kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan teman-teman, baik dari organisasi, yayasan, aktivis lingkungan dan lain sebagainya yang membantu mengelola sampah Lampung yang memang menjadi persoalan yang luar biasa,” kata Jihan.

Meski demikian, Jihan menjelaskan bahwa pengelolaan sampah pasar merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Karena itu, Pemprov Lampung tidak dapat secara langsung mengarahkan seluruh pasokan sampah pasar kepada satu yayasan atau perusahaan.

Advertisements

Pemprov Lampung, kata dia, dapat berperan dalam koordinasi, fasilitasi, rekomendasi, serta mediasi antara yayasan dengan pemerintah kabupaten/kota yang memiliki kewenangan di wilayah masing-masing.

“Kami bisa mengorkestrasi, merekomendasikan, atau memediasi. Kami tidak bisa serta-merta secara penuh mengarahkan suplai harus kepada satu yayasan atau perusahaan karena secara aturan kewenangannya berada di bawah kabupaten/kota,” jelasnya.

Pemprov Lampung juga akan mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk melihat peluang kerja sama dalam pengelolaan sampah pasar.

Menurut Jihan, pengolahan sampah organik menjadi pupuk memiliki nilai strategis karena dapat mengurangi beban sampah sekaligus mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Advertisements

Terkait pemasaran pupuk organik, Pemprov Lampung akan mengomunikasikan peluang tersebut dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Pemerintah dapat membantu membuka akses pasar, sementara penerimaan produk tetap ditentukan kualitas dan minat konsumen.

Jihan juga menyebut Program Pupuk Hayati Cair (PHC) yang telah diintegrasikan dalam Program Desa KIMUJA dan menjangkau sekitar 1.300 titik desa.

Ia membuka peluang pembahasan mengenai pengembangan maupun adopsi inovasi yang dimiliki yayasan dengan mempertimbangkan karakteristik bahan baku di masing-masing daerah.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements