LAMPUNG SELATAN – Meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Raden Inten II Lampung.
Pengelola Bandara Internasional Raden Inten II mengumumkan penghentian operasional penerbangan sementara pada Senin, 7 September 2026 hingga pukul 08.59 WIB.
Penghentian operasional tersebut dilakukan sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi memengaruhi keselamatan penerbangan.
Informasi tersebut disampaikan melalui pemberitahuan resmi bertajuk #INFOTKG yang ditujukan kepada seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Raden Inten II.
Dalam pemberitahuannya, pengelola Bandara Internasional Raden Inten II menyampaikan bahwa penghentian operasional penerbangan berlaku pada Senin, 7 September 2026 sampai pukul 08.59 WIB.
Keputusan tersebut berkaitan dengan perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang saat ini menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap kondisi operasional penerbangan.
Pihak bandara meminta seluruh calon penumpang dan pengguna jasa untuk melakukan pengecekan ulang terhadap status serta jadwal penerbangan sebelum melakukan perjalanan.
Pengecekan disarankan dilakukan melalui kanal resmi masing-masing maskapai agar informasi yang diterima sesuai dengan perkembangan terbaru.
Pengelola Bandara Raden Inten II mengimbau masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan pada periode tersebut untuk tidak hanya mengandalkan jadwal awal perjalanan.
Perubahan jadwal maupun status penerbangan dapat diketahui melalui kanal resmi maskapai.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi kebandarudaraan juga dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172.
Penghentian sementara operasional penerbangan ini menjadi salah satu langkah antisipasi menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.