JAKARTA – Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Erin Wartia terhadap mantan asisten rumah tangganya, Herawati, terus menjadi sorotan publik. Polemik tersebut bahkan turut mendapat perhatian Komisi III DPR RI dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Menanggapi hal itu, Erin Wartia meminta agar anggota DPR tidak terburu-buru mengambil sikap maupun memberikan dukungan kepada salah satu pihak sebelum seluruh fakta hukum terungkap secara jelas.
Erin berharap kasus yang sedang bergulir dapat disikapi secara objektif dan tidak hanya berdasarkan pengakuan sepihak. Ia secara khusus meminta anggota DPR, termasuk Rieke Diah Pitaloka, melihat persoalan tersebut secara menyeluruh sebelum memberikan pembelaan kepada pihak pelapor.
Menurut Erin, semua pihak sebaiknya menunggu proses hukum berjalan agar kebenaran dapat dibuktikan secara adil.
Selain itu, Erin mengaku sangat dirugikan atas tuduhan penganiayaan yang dilayangkan mantan asisten rumah tangganya tersebut. Ia menilai kasus itu tidak hanya berdampak pada nama baik dan kehidupan pribadinya, tetapi juga memicu hujatan publik di media sosial.
Perempuan berusia 40 tahun itu mengaku menjadi sasaran komentar negatif hingga serangan buzzer sejak kasus tersebut mencuat ke publik. Erin merasa opini masyarakat telah terbentuk lebih dulu sebelum adanya pembuktian hukum yang jelas.
Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya belum dinyatakan bersalah secara hukum terkait tuduhan penganiayaan yang disampaikan Herawati.
Karena itu, Erin meminta masyarakat tidak langsung menghakimi dirinya hanya berdasarkan pernyataan satu pihak.
Dalam keterangannya, Erin mengaku memiliki bukti kuat yang diyakini mampu membantah seluruh tuduhan penganiayaan yang diarahkan kepadanya. Salah satu bukti tersebut berupa rekaman CCTV yang disebut memperlihatkan situasi sebenarnya pada tanggal yang dipermasalahkan dalam laporan polisi.
Menurut Erin, rekaman tersebut menunjukkan tidak pernah terjadi tindakan kekerasan seperti yang dituduhkan oleh Herawati. Ia membantah tuduhan mencekik, menendang, maupun memukul kepala mantan ART-nya itu.
Erin memastikan pihaknya siap menunjukkan bukti tersebut dalam proses hukum yang saat ini masih berjalan.
Kasus ini terus menyita perhatian publik karena melibatkan figur publik dan isu dugaan kekerasan terhadap pekerja rumah tangga. Di media sosial, perdebatan antara pihak yang mendukung Erin dan pihak yang membela Herawati masih terus berlangsung.