Modus Cinta Palsu Berkedok Prajurit TNI, 137 Napi Diduga Terlibat, Pangdam Pastikan Itu Identitas Palsu

Identitas TNI dipalsukan dalam kasus love scamming yang dikendalikan dari Rutan Kelas IIB Kotabumi, ratusan korban merugi hingga miliaran rupiah.
Krisna Jeri - Senin, 11 Mei 2026 - 22:02 WIB
Pangdam XXI/Raden Intan menegaskan pelaku love scamming yang dikendalikan dari Rutan Kelas IIB Kotabumi bukan prajurit TNI dan menggunakan identitas palsu berbasis AI.
Pangdam XXI/Raden Intan menegaskan pelaku love scamming yang dikendalikan dari Rutan Kelas IIB Kotabumi bukan prajurit TNI dan menggunakan identitas palsu berbasis AI. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Salah satu akun Instagram yang diduga milik pelaku bahkan masih dapat diakses saat konferensi pers berlangsung.

“Tadi saya lihat langsung akun Instagramnya masih ada, namanya ayub47139. Itu fake account dan dipakai untuk aksi love scamming,” ujarnya.

Kristomei menilai tindakan para pelaku tidak hanya merugikan korban secara materi, tetapi juga mencoreng nama baik institusi TNI karena menggunakan atribut militer untuk tindak kejahatan.

“Ini jelas merugikan citra TNI. Karena itu kami tegaskan, pelakunya bukan prajurit TNI,” ucapnya.

Advertisements

Kasus ini terbongkar setelah petugas menemukan 156 unit handphone di dalam Rutan Kelas IIB Kotabumi.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 137 warga binaan diduga terlibat dalam jaringan penipuan asmara online tersebut.

Para pelaku menjalankan modus dengan mendekati korban melalui media sosial, membangun hubungan emosional, lalu meminta transfer uang dengan berbagai alasan.

Berdasarkan data kepolisian, sebanyak 249 korban tercatat telah mengirimkan uang kepada para pelaku dengan total kerugian mencapai Rp1,4 miliar.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements