“Saya akan mengkonfirmasi datanya dahulu ya,” balasnya.
Namun hingga Rabu, 13 Mei 2026 pukul 16.30 WIB, tidak ada keterangan lanjutan yang diberikan.
Bahkan, saat ditanyakan kembali terkait identitas lengkap dan jabatan resminya, yang bersangkutan tidak memberikan respons.
Di hadapan wartawan, Sopiyan Effendi berharap kasus yang dialami keluarganya tidak menimpa ahli waris pensiunan lainnya.
Advertisements
Ia menekankan bahwa persoalan ini bukan semata soal administrasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral.
“Sebenarnya ini tanggung jawab kepada orang yang sudah meninggal dunia. Sebagai umat muslim, kita tahu konsekuensinya. Semoga hal seperti ini tidak dialami oleh orang lain,” ujarnya.