Dia menegaskan, validitas data pemilih menjadi salah satu aspek paling penting dalam penyelenggaraan pemilu.
Sebab, daftar pemilih yang akurat akan menentukan kualitas demokrasi serta menjamin hak konstitusional masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
Karena itu, KPU terus melakukan pembaruan data secara berkala agar tidak ada masyarakat yang memenuhi syarat tetapi kehilangan hak pilih akibat persoalan administrasi kependudukan.
Selain itu, pemutakhiran data juga bertujuan menghapus data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, seperti pemilih yang meninggal dunia maupun yang telah pindah domisili ke daerah lain.
Dengan langkah tersebut, KPU dapat meminimalkan potensi data ganda maupun ketidaksesuaian data saat pelaksanaan pemilu nanti.
KPU Pesbar juga terus menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pesisir Barat terkait perkembangan data kependudukan masyarakat.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh pembaruan data secara berkala mengenai warga yang telah melakukan perekaman KTP-el, warga yang belum melakukan perekaman, hingga data penduduk yang meninggal dunia maupun pindah domisili.
“Kami masih terus berkoordinasi dengan Disdukcapil Pesbar terkait data kependudukan tersebut, baik yang telah melakukan perekaman KTP-el, yang belum melakukan perekaman, maupun data penduduk yang meninggal dunia atau pindah domisili,” jelasnya.
Marten juga berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan terus meningkat.
Menurutnya, KTP-el tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan pemilu, tetapi juga berkaitan dengan berbagai layanan publik lainnya seperti pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga bantuan sosial.
Karena itu, pihaknya meminta pemerintah pekon, kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat turut membantu memberikan pemahaman kepada warga, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya melakukan perekaman KTP-el.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa perekaman KTP-el ini sangat penting, terutama untuk memastikan hak pilih mereka tetap terjamin pada pemilu mendatang,” pungkasnya.(*)